Minggu, 24 Juni 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2011-09-21 13:57:11
RAPAT KOMISI IV : KEAKTIFAN HAKIM DALAM PROSES PERADILAN

Jakarta – Humas, Memasuki Hari kedua Rakernas Mahkamah Agung RI Tahun 2011 , para peserta mengikuti Rapat Komisi , salah satunya Rapat Komisi IV berupa Paparan dan Tanya jawab Teknis bidang Tata usaha Negara yang disampaikan oleh Ketua Muda bagian Tata Usaha Negara , Prof. Dr. Paulus Effendie Lotulung, SH.

"Apa, Mengapa, dan Bagaimana? Itulah tiga pertanyaan yang ber-aspek filosofis yang saya pakai sebagai titik tolak untuk menelaah "Judicial Activism" dan apa manfaatnya bagi peningkatan profesionalisme hakim"  , Ujar Prof. Dr. Paulus Effendie Lotulung ketika membuka Rapat komisi IV pagi ini.

Dari tiga pertanyaan filosofis itulah , peran keaktifan hakim atau Judicial Activism dirasakan sangat penting, terutama dalam bidang-bidang hukum, yang menyangkut lingkungan hidup, pertambangan, kehutanan, dan sebagainya yang berkaitan dengan tindakan Pemerintah dan perlindungan hukum bagi warga dan masyarakat.

Selain itu perlu disadari bahwa Hukum Administrasi Tata Usaha Negara/Pemerintahan kebanyakan berkembang melalui putusan-putusan pengadilan (hukum yurisprudensial) dan bukan hanya melalui doktrin ataupun norma-norma tertulis, kodifikasi, dan sebagainya. Oleh karena nya, seorang Hakim Tata Usaha Negara melalui putusan-putusannya diharapkan akan mampu membawa ke arah perkembangan hukum, terutama dalam kaitannya antara hubungan Negara atau Pemerintahan dengan warga negara yang diperintah. Dalam kondisi dan situasi sistem hukum yang demikian makin sangat perlu dirasakan adanya Judicial Activism di kalangan para hakim untuk dapat mengisi kekosongan hukum dalam menggapai keadilan dalam masyarakat.

"Saya berharap dengan adanya peran hakim yang aktif di Peradilan Tata Usaha Negara akan dapat menunjang kemampuan teknis para hakimnya, yang pada gilirannya akan mencapai salah satu komponen menuju terwujudnya Court Excellence, sesuai dengan visi kita sebagai Peradilan yang Agung yang sekaligus juga akan menonjolkan peran hakim melalui putusan-putusannya sebagai pengembang hukum dan pembangunan hukum dibidang hukum publik" Ucap Prof. Dr. Paulus Effendie Lotulung di akhir paparannya. Paparan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta