Minggu, 23 September 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2011-11-08 06:50:37
BIMBINGAN TEKNIS APLIKASI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PERKARA (SIAP) DAN PERSURATAN BERBASIS WORKFLOW IBM FILENET

Bandung - Humas , Peranan penting teknologi informasi dalam mendukung proses kerja menjadi pemahaman dalam upaya meningkatkan kinerja Mahkamah Agung dan Pengadilan di bawahnya. Sejak awal era reformasi yang mencuatkan isu keterbukaan di lembaga publik khususnya lembaga penegak hukum dan peradilan Mahkamah Agung telah meresponnya dengan mencetak Blue Print Mahkamah Agung Tahun 2003 yang memuat roadmap strategi keterbukaan informasi di pengadilan, salah satu diantaranya adalah membentuk unit kerja yang bertangung jawab mengelola TI, maka pada tahun 2006 melalui SK Sekretaris Mahkamah Agung No. MA/SEK/07/SK/III/2006 tentang organisasi dan tata kerja Sekretariat Mahkamah Agung RI menunjuk Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi MA RI sebagai penanggung jawab terhadap pengembangan dan penerapan TI di lingkungan MA dan pengadilan di bawahnya. Selanjutnya pada tahun 2007 Mahkamah Agung RI menerbit SK KMA No. 144/2007 tentang keterbukaan informasi dipengadilan.

Sesuai dengan perkembangan saat ini, maka Mahkamah Agung RI juga telah menerbitkan Blue Print Mahkamah Agung Tahun 2010-2035. Di dalamnya telah dirumuskan Arahan Strategis Penerapan IT yang dibagi dalam 3 tahap yakni jangka pendek 5 tahun ke depan, jangka menengah dan jangka panjang sampai tahun 2035. Blue Print MA 2010-2023 ini harus menjadi acuan bagi kegiatan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Perkara (SIAP) dan Persuratan Berbasis Workflow IBM FileNet.

Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Perkara (SIAP) dan Persuratan Berbasis Workflow IBM FileNet ini dibangun pada tahun 2009, kalau dilihat dari platformnya tidak perlu diragukan lagi bahwa disamping dapat menyesuaikan dengan proses bisnis administrasi perkara MA juga dapat mudah berintegrasi dengan fungsi-fungsi administrasi perkara lainnya administrasi perkara MA juga dapat mudah berintegrasi dengan fungsi-fungsi administrasi perkara lainnya seperti informasi publik untuk status dan putusan perkara, disamping jaminan keamanannya.

Maka Pada tahun anggaran 2011 ini Biro Hukum dan Humas mulai membangun Sistem Informasi Mahkamah Agung RI Terintegrasi, dengan memperkuat sistem pencatatan elektronis transaksi data di lingkungan BUA yakni Biro Kepegawaian, Biro Keuangan, Biro Perencanaan, Biro Perlengkapan dan Biro Umum. Untuk tahun I, pada kelima biro tersebut akan dibangun sistem informasi teritegrasi dengan SIAP (Sistem Informasi Administasi Perkara) yang sudah terlebih dahulu dibangun di Mahkamah Agung dan Pengadilan karena Sistem Informasi Administasi Perkara merupakan aplikasi utama dari SiMARI Terintegrasi khususnya dengan sistem informasi pendukung yang ada di lingkungan BUA.

Sesuai dengan arahan strategis IT Blue Print MA dan roadmap Master Plan IT MA pada tahun 2012 kegiatan seperti ini dilanjutkan dengan Pengembangan SiMARI Terintegrasi tahap II dengan prioritas utama adalah mengintegrasikan semua aplikasi yang telah ada pertumbuhannya sampai saat ini sangat sporadis agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pertukaran data dan informasi antar user se Mahkamah Agung khususnya dan seluruh satker dan pengadilan di bawahnya dari Sabang sampai Merauke pada umumnya.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Aquila Bandung.Dengan Jumlah Peserta 138 Orang, dan juga Satker-satker yang ada di lingkungan Mahkamah Agung. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta