Senin, 23 April 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2011-11-15 09:22:04
KETUA MA LANTIK 6 HAKIM AGUNG BARU

Jakarta - Humas, Setelah proses fit dan proper test yang panjang dan ketat, akhirnya 6 hakim agung terpilih dilantik dan diambil sumpahnya oleh ketua Mahkamah Agung di ruang Koesoemah Atmadja (09/11/2011) pukul 11.00 WIB. Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 58/P tahun 2011.

Dalam sumpahnya para hakim baru ini berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai hakim dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya 
serta memegang teguh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 dan berbakti kepada nusa dan bangsa.

Berikut nama – nama hakim agung yang dilantik :

Pertama, Suhadi, SH., MH
Tempat Tanggal Lahir : Sumbawa Besar, 19 September 1953
Profesi sebelum menjadi Hakim Agung : Panitera Mahkamah Agung

Kedua DR. Drs. H. Dudu Duswara Machmudin SH., M.Hum
Tempat Tanggal Lahir : Tasikmalaya, 25 Januari 1951
Profesi sebelum menjadi Hakim Agung : Hakim Ad Hoc Tipikor

Ketiga DR. Nurul Elmiyah, SH., MH
Tempat Tanggal Lahir : Jatirogo, 11 November 1956
Profesi sebelum menjadi Hakim Agung : Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

keempat DR. H. Andi Samsan Nganro, SH., M.H
Tempat Tanggal Lahir : Sengkang, 2 Januari 1953
Profesi sebelum menjadi Hakim Agung : Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda

Kelima DR. H.M Hary Djatmiko, SH., MS
Tempat Tanggal Lahir : Malang, 25 Maret 1951
Profesi sebelum menjadi Hakim Agung : Hakim Pengadilan Pajak

Keenam Prof. DR. Topane Gayus Lumbuun, SH., MH
Tempat Tanggal Lahir : Manado, 19 Januari 1948
Profesi sebelum menjadi Hakim Agung :
Anggota DPR/ MPR RI periode 2009-2014

Pelantikan ini menambah jumlah hakim agung di Mahkamah Agung, tetapi jumlah 54 ini masih belum sesuai dengan UU No.3/2009 tentang Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa jumlah Hakim Agung berjumlah 60 orang. Meskipun begitu diharapkan penambahan kali ini mampu mempercepat proses penyelesaian perkara di Mahkamah Agung.

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta