Sabtu, 23 Juni 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2012-01-10 08:50:07
KUNJUNGAN KERJA KETUA MA KE MEDAN "PERADILAN BUKAN MASALAH KALAH DAN MENANG"

Medan Sumatera Utara - Humas, Kamis (5/1/12), Kunjungan kerja Ketua Mahkamah Agung RI, Dr. Harifin A. Tumpa, SH. MH dan isteri, bersama rombongan. Kunjungan Ketua MA tersebut sebagai rangkaian kunjungannya ke Kabupaten Karo, setelah sehari sebelumnya diterima oleh Bupati Karo di Kantor Bupati, yang selanjutnya menuju dan bermalam di Simalem Resort. Kemudian pada pagi harinya menuju Medan dan singgah di Pengadilan Negeri Kabanajahe dan Pengadilan Agama Kabanjahe.

Rombongan Ketua MA yang berkunjung ke PN Kabanjahe dan PA Kabanjahe lebih 20 orang, antara lain Ketua Muda Pengawasan, Dr. H.M Hatta Ali., SH., MH, Ketua Muda Pembinaan, Widayatno Sastro Hardjono, SH., M.Sc., Ketua Muda Pidana Khusus, Djoko Sarwoko, SH., MH, Dirjen Badilum, Dr. H. Cicut Sutiarso, SH, M.Hum, Hakim Agung, KPT Medan, para Hakim Tinggi yang masing-masing bersama isteri dan banyak lagi pejabat MA yang menyertai Ketua MA.

Di Pengadilan Negeri Kabanjahe, Ketua MA beserta rombongan di sambut oleh Ketua PN Kabanjahe, bersama Hakim dan Panitera/Sekretaris, Jasman, SH dan seluruh Pegawai, Ketua MA beserta rombongan diajak oleh KPN untuk meninjau berbagai ruangan yang ada, di Pengadilan Negeri Kabanjahe.

Perjalanan Ketua MA beserta rombongan di lanjutkan dengan peninjauan ke Pengadilan Agama Kabanjahe, Ketua MA beserta rombongan di sambut oleh Wakil Ketua PA Kabanjahe, Drs. Muhammad Amin, SH., MH, bersama Hakim dan Panitera/Sekretaris, Jasman, SH dan seluruh Pegawai, karena Ketua PA Kabanjahe sedang manjalani cuti. Di kantor PA Kabanjahe, Ketua MA beserta rombongan diajak oleh WKPA untuk meninjau berbagai ruangan yang ada, yaitu ruang Kepaniteraan, ruang Mediasi, ruang sidang Sinabung dan ruang Sidang sibayak dan Meja Informasi.

Pada saat meninjau berbagai ruangan, Ketua MA menampakkan kesan bangganya dengan gedung dan fasilitas serta penataan ruangan yang baik. Di ruang Kepaniteraan dan Meja Informasi, misalnya, Ketua MA memerintahkan fotografer MA untuk mengambil gambar dan akan dijadikan contoh bagi Pengadilan lain. Sedangkan di ruang Mediasi, Ketua MA menyatakan sangat bagus dengan adanya slogan yang terpasang di dinding ruangan. Lain lagi, Dirjen Badilum, yang kagum dan menyatakan dengan melihat PA Kabanjahe menjadi tantangan bagi Dirjen Badilum untuk perbaikan di lingkungan Badilum. Adapun tentang Meja Informasi, rombongan Ketua MA menyatakan setiap pengadilan seharusnya menyediakan Meja Informasi dan Pengaduan seperti ini.

Ketua MA dan rombongan melanjutkan perjalanan dengan tujuan ke Pengadilan Negeri Stabat-Langkat. Di Pengadilan Negeri Stabat, Ketua MA beserta rombongan di sambut oleh Ketua PN Stabat Ny. Hj. Diah Sulastri Dewi, SH, MH, bersama Hakim dan Panitera/Sekretaris, Jasman, SH dan seluruh Pegawai. Di kantor PN Stabat, Ketua MA beserta rombongan diajak oleh KPN untuk meninjau berbagai ruangan yang ada, yaitu ruang sidang utama, ruang Mediasi, dan ruang sidang Pengadilan Ramah Anak.

Pada saat meninjau berbagai ruangan, Ketua MA menampakkan kesan bangganya dengan gedung dan fasilitas serta penataan ruangan yang baik. Dengan adanya Di ruang sidang Pengadilan Ramah Anak yang merupakan satu-satunya di Indonesia dan ini merupakan Percontohan untuk Pengadilan lainnya. Sedangkan di ruang Mediasi, Ketua MA menyatakan sangat bagus.

Ketua MA dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kediaman Resmi Bupati Langkat. Di Rumah Dinas Bupati Langkat, Ketua MA beserta rombongan di sambut hangat oleh unsure Muspida Hadir sejumlah FKPD diantaranya Ketua DPRD, Kapolres, Kajari Stabat Ketua PA Stabat, para Komandan Satuan, Kepala SKPD, tokoh masyarakat, Pegawai dan Masyarakat Langkat. Dalam sambutannya Ketua MA Harifin A Tumpa, menyatakan lembaga peradilan dibentuk bukan untuk masalah kalah dan menang, akan tetapi memberikan kepastian hukum dan penegakan hak-hak masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikannya, dihadapan tokoh masyarakat, agama, pemuda, tokoh adat se-Kabupaten Langkat di Rumah Dinas Bupati Langkat di Stabat, Kamis (5/1).

Ketua MA juga mendorong peran serta para tokoh di daerah itu agar di masyarakat tidak terjadi perselisihan, sehingga tidak terjadi siapa yang menang dan siapa kalah. Selain itu, katanya, tokoh masyarakat tersebut juga diperlukan sebagai mediasi, karena hal ini sangat baik untuk dikembangkan, agar masyarakat tidak setiap waktu berurusan dengan hukum.

Harifin juga menyampaikan apa yang sudah dirintis Pengadilan Negeri Stabat, dalam hal peradilan anak, patut dicontoh dan dikembangkan di seluruh Indonesia. "Terobosan yang baik, akan memberikan hasil yang baik, terutama bagi para anak-anak," ujarnya. Lebih jauh ia mengatakan, perlakuan para penegak hukum terhadap anak-anak tidak boleh sama dengan orang dewasa, karena mereka masih punya harapan yang bisa dibanggakan untuk memimpin Indonesia kedepan. Bahkan, Harifin meminta harus ada persamaan persepsi antara para penegak hukum, dan selalu mengedepankan keadilan kepada masyarakat.

"Misalnya, kasus anak yang mencuri sandal jepit, yang akhirnya menimbulkan reaksi dari masyarakat, tentu persoalan ini tidak akan mencuat kepermukaan, bila kita tidak mengedepakan hukum," kata Harifin.

Ketua PN Stabat Ny. Hj. Diah Sulastri Dewi, SH, MH yang juga memberikan sambutan mengungkapkan rasa bahagia atas kunjungan yang dilakukan Ketua MA.

"Terhadap apa yang telah kami perbuat seluruhnya merupakan dukungan rekan-rekan FKPD dan masyarakat," katanya di hadapan FKPD Kabupaten Langkat dalam kaitan kunjungan kerjanya. Diah berharap kepada FKPD tetap terus mendukung untuk mencapai terwujudnya perdilan yang agung serta bersih dan memberikan kepastian hukum dalm setiap proses peradilan, sehingga pelayanan publik dibidang penagakan hukum dapat terus ditingkaatkan.

Oleh karena itu Diah berharap juga kepada Ketua MA agar terus memberikan arahan kepada lembaga peradilan dalm mencapai Kepastiaan Hukum. Dalam acara tersebut Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa menerima seperangkat pakaian adat melayu Langkat, juga ditepung tawari oleh tokoh adat dan masyarakat Langkat. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta