Sabtu, 20 Oktober 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2012-01-18 15:03:54
SEKRETARIS MA : KITA TIDAK BERMEWAH - MEWAH

JAKARTA - HUMAS, "Jangan dinilai angkanya yang 11,4 Milyar ya, tapi dilihat peruntukkannya. Nominal sebesar itu digunakan untuk pengembangan ruangan, relokasi ruangan karena seiring dengan penambahan jumlah hakim agung, jumlah staf, dan jumlah berkas yang masuk. Tentunya perlu ada pengembangan ruangan yang dalam hal ini yaitu penggantian lemari, meja - meja, dan kursi. Hal ini sesuai kebutuhan, Kami tidak bermewah - mewah! " ujar Sekretaris MA, Nurhadi dalam keterangan pers-nya kepada wartawan di ruang kerjanya pada Rabu,18 Januari 2012, menanggapi pertanyaan wartawan terkait pemberitaan di sejumlah media tentang pengadaan mebel di MA yang menghabiskan dana 11,4 Milyar .

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa mebel di MA memang sudah harus diganti, "Bayangkan saja, sebagian besar mebel di MA itu merupakan inventaris lama, pengadaannya di bawah tahun 1990" sambungnya sambil menunjuk meja yang bertuliskan daftar inventaris tahun 1988. Namun inilah faktanya, barang - barang ini masih digunakan di MA, bahkan setelah kita mengganti mebel ini dengan mebel pengadaan tahun 2011, barang - barang yang masih layak pakai akan kami kirimkan ke pengadilan yang belum memiliki mebel sambil menunggu pengadaan mebel di pengadilan negeri atau tinggi dikabulkan negara. Bahkan, pengadilan Tata Usaha Negara Serang sudah mulai beroperasi namun belum memiliki mebel. Nah, hal itu menjadi prioritas kami. Jadi apa hal tersebut disebut bermewah - mewah?" pungkasnya. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta