Rabu, 21 Februari 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2012-02-16 11:52:55
PRESIDEN RESMI MEMBUKA 11TH GENERAL ASSEMBLY OF ASEAN LAW ASSOCIATION DI NUSA DUA BALI

HUMAS - NUSA DUA, Kamis, 16 Februari 2012, tepat pukul 09.40 WITA , Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono resmi membuka pertemua ALA (ASEAN Law Associaton) yang diadakan di Nusa Dua, Bali. "Saya percaya pertemuan ini ke depannya akan menciptakan masyarakat ASEAN yang hormat kepada hukum. Perlu saya sampaikan bahwa masyarakat ASEAN kini tengah bersiap menghadapi pasar bebas di kawasan ASEAN. Hal ini tentunya merupakan sebuah tantangan bagi bangsa Indonesia untuk menjadi mitra ekonomi dunia. Bagaimrana kita harus menciptakan iklim investasi syang aman. Untuk itulah pentingnya adanya harmonisasi antara ekonomi dan hukum di kawasan ASEAN." Tegas Presiden dalam pidatonya.

Sementara Ketua MA dalam sambutnnya menekankan kepada pentingnya kesamaan visi dan misi para profesional di bidang hukum di kawasan ASEAN. "Hal ini terkait dengan penyelesaian sengketa di kawasan ASEAN. Dengan kesamaan visi dan misi, tentunya proses penyelesaian akan berjalan dengan singkat, tidak berbelit, dan mudah. Melalui pertemuan ini juga saya berharap akan mamptu menanggapi isu-isu hukum yang berkembang di kawasan ASEAN dan menemukan solusinya".

Ketua Penyelenggara ALA. Syamsul Ma'arif saat diwawancarai menyampaikan bahwa peran Indonesia dalam bidang hukum di kawasan ASEAN terus diakui. "Kita lihat dari beberapa event internasional yang mempercayakan Indonesia menjadi tuan rumah. Sebut saja IACA (International Association Court Administrator), ASEAN Law Environment, Workshop Judicial Integrity,dan sekarang IACA" . Ke depannya saya berharap ALA dapat terus bergandengan dengan program-program ASEAN sehingga akan tercipta harmonisasi antara bidang politik, sosial, ekonomi, budaya, dan hukum diantara para negara ASEAN.

Acara ini dihadiri oleh Para Ketua MA negara ASEAN, Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Para Ketua Muda, Para Hakim Agung, Gubernur Bali dan jajaran muspida, dan para undangan lainnya. Pertemuan ini diikuti oleh sekitar 400 peserta dari 8 negara di wilayah ASEAN yaitu : Indonesia, Malaysia, Philipina, My agendanmar, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Singapura. Acara ini akan berlangsung hingga 18 Februari 2012 mendatang dengan agenda diskusi dan akan diakhiri dengan sebua piagam resolusi. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta