Selasa, 21 Agustus 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2012-02-29 09:15:45
ADIL ITU ADALAH HARMONISASI

Jakarta-Humas, Mahkamah Agung selenggarakan Pameran hukum dalam rangka Lapora Tahunan tahun 2011 dengan mengusung tema "Hati Nurani Yang Bersih Akan Melahirkan Keadilan" (28/2) di parkir Barat Mahkamah Agung. Menurut Ketua Mahkamah Agung, Harifin A Tumpa langkah ini adalah satu diantara banyak aksi nyata Mahkama Agung dalam mengaplikasikan Undang-undang mengenai keterbukaan Informasi Bagi Publik "Saya harap pameran ini menjadi jendela bagi masyarakat untuk membuka cakrawala dan makin mengabrakan mereka dengan hukum." terang penulis buku Reformasi Mahkamah Agung dalam sambutannya.

Pameran ini diikuti oleh 13 lembaga/instansi hukum di Indonesia. Di antaranya, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, PPATK, Kejaksaan Agung, Kepolisian RI, Ombudsmaan, Komisi Informasi Pusat, Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Narkotika Nasional, Kementrian Hukum dan Ham, Komisi Hukum Nasional dan Mahkamah Agung.

Yang membuat pameran kali berbeda dengan pameran yang lalu-lalu adalah para pengunjung diberikan ruang untuk menuangkan apa pendapatnya mengenai adil di Comment Wall. "Adil adalah dambaan setiap orang, adil adalah harmonisasi, adil itu keren atau jangan bungkan kebenaran demi keadilan" adalah beberapa komentar pengunjung di dinding yang terdapat di booth Mahkamah Agung itu.

Selain memamerkan produk hukum masing-masing instansi, para peserta pameran juga diberikan ruang untuk memaparkan kebijakan masing-masing lembaga/instansi di acara talk show. Acara pembukaan Pameran ini dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, para pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, para ketua lembaga/instansi peserta pameran dan undangan lainnya. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta