Jumat, 22 Juni 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2012-06-11 08:35:00
MAHKAMAH AGUNG RI BERPARTISIPASI DALAM KONFERENSI INTERNASIONAL PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DALAM TINDAK PIDANA TERORGANISASI

NUSA DUA - HUMAS, Dewasa ini kejahatan lintas Negara yang disebut sebagai Trans National Crimes telah berkembang secara pesat yang menjadi ancaman sangat serius bagi Negara-negara yang menjadi sasaran kejahatan tersebut dan sangat dimungkinkan untuk berkembang menjadi ancaman keamanan global. Didasari hal tersebut, Indonesia melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bersama 30 negara ASEAN, Papua Nugini, Jepang. Korea, Korea Selatan, Hongkong, Australia, Selandia Baru, Amerika, Kanada, Eropa, Rwanda, dan Afrika Selatan akan menyelenggarakan Konferensi Internasional Perlindungan Saksi dan Korban dalam Tindak Pidana Terorganisasi di Nusa Dua, Bali yang akan diselenggarakan pada Senin s/d Rabu, 11-13 Juni 2012. Konferensi ini akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI, Boediono.

Mahkamah Agung RI sebagai lembaga tertinggi negara di bidang hukum juga turut serta berpartisipasi menjadi peserta aktif.MA menyertakan dua orang Hakim Agung, sekretaris Mahkamah Agung, dan para Ketua Pengadilan Tingkat Banding seluruh Indonesia. MA sendiri telah mengeluarkan Surat Edara No 4 Tahun 2011 tentang Perlakuan Bagi Whistleblower dan Justice Collaborator di dalam tindak pidana tertentu.Selain itu, MA juga berpartisipasi dalam kegiatan pameran persahabatan para instansi penegak hukum. (s_hmari_db)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta