Minggu, 23 September 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2013-07-23 13:21:14
Demi Pelayanan terhadap pencari Keadilan yang lebih baik (Peletakan batu Pertama PTUN Serang)

Serang, 12 Juli 2013, berlokasi  di Jl. Syeks Nawawi Al- batani, Serang dilakukan acara sederhana, singkat dan padat. Bertujuan mensyukuri sekaligus melakukan penandaan dengan peletakan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Gedung  Pengadilan Tata Usaha Negara Serang.
Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara  Jakarta, Istiwibowo, SH, MH mengucapkan banyak terima kasih kepada  Ketua Muda Lingkungan Peradilan Tata usaha Negara Jakarta, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama serta para Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara yang berada di wilayah hukum Peradilan PTTUN Jakarta yang telah bersedia hadir dan ikut merestui dan menyaksikan acara ini.

Beliau meneruskan bahwasannya ini adalah perjuangan para  pendahulu, tentunya tidak akan berhasil tanpa adanya izin dan restu dari Ketua Muda Peradilan TUN, kita hadir untuk menyaksikan sekaligus memberikan restu terhadap pelaksanaan pembangunan gedung. Harapannya adalah pelayanan terhadap publik, khusunya penanganan sengketa  di Provinsi Banten dapat lebih ditingkatkan. Dengan adanya gedung PTUN Serang diharapkan nantinya dapat meningkatkan pelayanan  keadilan di masyarakat.

Hal yang perlu diperhatikan sebaik-baiknya  dalam pembangunan ini adalah kualitas dan estetika, terutama jangan ada persoalan yang muncul dibelakang hari terutama yang berkaitan dengan hukum.  Pengawasan dari pimpinan sangat penting, agar semuanya berjalan dalam koridornya. Terima kasih kepada Ketua PTUN Serang dan semua unsur yang terlibat, yang dengan tidak kenal menyerah untuk terus berjuang hingga anggaran dapat cair dan terwujudnya pembangunan gedung PTUN Serang. Meskipun Ketua PTUN serang belum tentu dapat menikmati secara langsung gedung ini nantinya dikarenakan akan adanya mutasi dan promosi dalam lingkungan Peradilan TUN. Sejatinya kehidupan seperti  itu, ada yang menanam tetapi tidak menikmati, pun sebaliknya, tetapi pada dasarnya  bukan untuk kepentingan segolongan ataupun seseorang, lebih luasnya adalah untuk kepentiingan yang lebih besar lagi, Mahkamah Agung sendiri, dalam rangka mewujudkan Visi Peradilan yang  agung. Inilah kiranya sambutan dan pesan yang diberikan Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta. Lebih kurangnya beliau mendukung dan merestui pembangunan Gedung PTUN Serang, berharap semua dapat berjalan dengan baik hingga selesai.

Dalam sambutannya Bapak Sulistyo, SH, MH selaku Dirjen BADIMILTUN, mengatakan ini adalah peristiwa yang sangat penting. Mulai sekarang akan dilaksanakan pembangunan gedung PTUN Serang.  Memang PTUN Serang belum memiliki tempat yang maksimal untuk memberikan pelayanan kepada publik. Harapannya adalah dengan gedung yang layak, kita dapat memberikan layanan kepada masyarakat yang lebih baik.  Berkat kerja keras panitia pulalah maka dari pengadaan tanah hingga peletakan batu pertama dapat berjalan dengan baik. Rencana kedepan nantinya  akan dijadikan prototype gedung pengadilan  TUN di seluruh Indonesia. Untuk pemenang lelang agar mengutamakan kualitas dan mutu pembangunan.  Jangan sampai kita kecewa dalam pembangunan ini, syukur-syukur jika anak cucu kita bisa melihat gedung ini nantinya. Jika hasilnya mengecewakan tentunya akan dikenang dan menjadi cacat  selamanya pula. Untuk itu Ketua  PTUN Serang sekali lagi agar ikut mengawasi pembangunan. Lokasi gedung kedepannya sangat strategis. Tak lupa pula Dirjen mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah setempat yang sudah turut membantu dalam membantu kelancaran pembagunan  gedung.

Bapak Ketua Muda Bidang Peradilan Tata saha Negara memberikan sedikit pesan dalam sambutannya, yaitu peningkatan akses masyarakat terhadap keadilan merupakan salah satu prioritas dalam cetak biru Pembaharuan Peradilan 2010-2035 bagi Mahkamah Agung,  tujuan prioritas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat miskin selain memberikan layanan perkara yang berkeadilan.  Mahkamah Agung berupaya mewujudkan  peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. Selama ini Mahkamah Agung RI telah memetakan masalah yang ada dan selanjutnya memetakan langkah kebijakan dan program untuk menjawab setiap masalah tersebut. Dalam hal akar masalah terhadap akses Peradilan  antara lain adalah  keterbatasan Infrastruktur Pengadilan, Prosedur hukum yang tidak sensitif terhadap masyarakat miskin dan marginal, masalah pada paradigma pelaksana  serta kurangnya akuntabilitas dan tranparansi. Atas dasar ini Mahkamah Agung RI mencoba mengembangkan solusi untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Pembangunan dan peningkatan sarana/prasarana dengan dukungan alokasi anggaran  juga terus dilakukan untuk memenuhi amanat dan Desain Kebijakan Pembangunan Hukum Nasional seperti yang tercemin dalam Keputusan Presiden RI no 18  Tahun 2011 tentang pembentukan Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang dan Serang. Untuk semakin mendekatkan masyarakat terhadap akses Peradilan dan Perlindungan Hukum. Harapannya kedepan setelah gedung ini selesai dibangun,  maka keberadaan dan fungsinya akan menjadi milik bersama masyarakat dan pemerintah.

Ketua PTUN Serang, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten yang sudah berkenan memberikan pinjaman gedung kepada PTUN Serang, diawal berdirinya. Mohon doa restu dari semua pihak yang hadir, sekiranya gedung ini nantinya akan berguna bagi para pencari keadilan. Selebihnya Ketua PTUN Serang menjelaskan secara teknis dari mulai turunnya anggaran hingga seleksi pemenang dan berlanjut ke pembangunan. B’iyus

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta