Jumat, 20 Oktober 2017  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2017-08-19 22:13:01
Perayaan HUT MARI ke 72


 

Kebun Teh Gunung Mas, Puncak Pas Jawa Barat sudah penuh sesak dengan Warga Peradilan yang hendak merayakan Hari jadi Mahkamah Agung RI yang ke 72 Tahun. Berkumpul ditengahl tanah lapang berumput, sekaligus Gladi Resik untuk upacara dan tidak lupa melatih Yel-yel, untuk kali ini yelnya adalah "Mahkamah Agung ...Yess...Jaya..Jaya ..Jaya .. Yess."

Setelah semua barisan siap dan petugas serta Pembina Upacara sudah memasuki lapangan. Hening lapangan pertanda Upacara segera dimulai dan ini tidak lagi latihan tapi sudah resmi dimulai.

Selesai melaporkan keadaan peserta upacara, Komandan Upacara memberikan Laporan kepada Pembina dan segera Pembacaan Visi dan Misi Mahkamah Agung dibacakan oleh yang bertugas.


 

Ketua Mahkamah Agung Prof. DR. M.Hatta Ali, SH, MH memberikan sambutan hangat dalam rangka HUT MARI ke 72, sebagai pembuka beliau meneriakkan yel-yel, Merdeka sebanyak 3 kali. Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI.

Ketua MARI berbagi pengalaman kemarin ketika menghadiri acara HUT RI ke 72 di Istana Negara, Presiden RI bercerita dahulu pada saat Bung Karno menyatakan Merdeka, tidak mengepalkan tinju tapi mengangkat kelima jarinya. 

Ia melanjutkan bahwa saat ini seluruh satker MARI setiap propinsi dan kabupaten melaksanakan upacara HUT MARI.

Kali ini dilaksanakan dengan nuansa berbeda, suasana olahraga teras kental tanpa menghilangkan kehidmatan upacara itu sendiri.

Warga peradilan yang dibanggakan, momentum kali  ini tidak terpaut jauh dengan HUT ke 72 RI dan dengan tema Kerja Bersama selaras dengan pesan Mahkamah Agung mewujudkan keselarasan semangat dalam bekerja.

Karena itu 4 misi diletakkan dan hanya dapat dilaksanakan dengan semangat kebersamaan seluruh aparatur Peradilan dengan : 

1.   
Menjaga Kemandirian Badan Peradilan.

2.      Memberikan Pelayanan Hukum Yang Berkeadilan kepada Pencari Keadilan.

3.      Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan Badan Peradilan.

4.      Meningkatkan Kredibilitas dan Transparansi Badan Peradilan.



Semua misi dapat berjalan dengan baik bila didukung dengan produktivitas pegawai Peradilan yang berkualitas.

Untuk mendukung hal tersebut olahraga menjadi salah satu faktor pendukung agar kebugaran tubuh terjaga.

Aktivitias seperti olahraga pun memiliki nilai yang dapat dipraktekan dilingkungan kerja, mulai dari kedisplinan hingga sportivitas.

Peringatan HUT MARI ke 72 selain diisi dengan Olahraga ada juga pertandingan-pertandingan lainnya yang selain dapat menunjang semangat kebersamaan dan kekeluargaan serta meningkatkan produktivitas, ia juga berpesan agar tidak melupakan tetap tersenyum  dalam bekerja karena senyum dan kerja keras tidak akan hadir dari raga yang letih dan lelah. 

Ketua melanjutkan sambutannya, bahwa hidup yang ideal adalah hidup yang mampu mengelola keseimbangan antara Rohani dan Jasmani. Termasuk didalamnya Emosoinal, Psikologis dsn Sosiologis. 


 

Salah satunya dengan berani mengambil tantangan yang hadir dan tidak kaku dalam menghadapi setiap perubahan yang hadir dengan sikap positif. 

Sehat secara psikologis ditandai dengan kepiwaian mengelola stress ditempat kerja. Melakukan aktivitas yang kita sukai salah satunya dengan olahraga.

Aparatur harus menunjukkan sifat rendah hati, arif dan bijaksana dalam bergaul dengan masyarakat sehingga kesan negatif arrogan dan anti sosial dapat dihindari. 

Pesannya Ketua MahkamahAgung adalah Aparat Peradilan Menjadi Role Model bagi pelaksanaan dan taat terhadap peraturan dan perundangan yang berlaku.

Selamat hari Jadi Ke 72 untuk MARI dan Selamat  Hari Jadi Untuk NKRI tercinta. Jadikan ini momentum untuk membangun kerjasama yang baik antara kompomen warga peradilan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik sehingga wujud visi dan misi dapat tercapai.


 

Acara dilanjutkan dengan mengelilingi kebun teh sejauh 3,5 KM. Praktis kebun tehpenuh sesak dengan sekitar 1700 peserta yang hadir. Beliau sendiri kagum dengan kehadiran dan antusias Warga Peradilan.

Menurut  beliau ini salah satu wujud untuk memupuk tali silahturahmi warga peradilan. Bahkan karena begitu antusiasnya, sudah banyak satker berbagai peradilan yang menawarkan acara seperti ini diwilayahnya masing-masing. 

Terakhir  Ketua berpesan agar pupuk terus rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang sudah ada arena dengan rasa ini kita mampu menjaga MARI dari terpaan badai yang hadir. Dan kita dituntut harus mampu bertahan.

 

Bahkan lepas keliling Kebun Teh, Ketua sempat ikut lomba yang diadakan panitia, salah satunya balap karung.

 

Maju Terus Peradilan Indonesia. (kg)

 

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta