Selasa, 14 Agustus 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2011-03-16 10:23:02
DISKUSI PANEL AKSES KEADILAN MELIPUTI PROMOSI, PELATIHAN DAN EVALUASI

BOGOR - PMIT, Setelah peserta konferensi mengikuti sesi pertama di hari kedua (15/03/2011), selanjutnya konperensi dibagi dalam dua panel diskusi, yaitu panel diskusi IV A dan IV B. Di panel IV B, dibahas Access to Justice : Promotion, Monitoring and Evaluation yang dipimpin oleh Hakim Agung Prof Takdir Rahmadi, LLM dari MA dengan nara sumber : Chief Justice Claudio Ximenes dari Timor Leste , Robert Hoffman, Family Court and Australia, dan Suhadi, SH., MH Panitera MA.

Chief Justice Claudio Ximenes dalam pemaparannya menyampaikan sebagai negara yang masih tergolong baru, Timor Timur masih melangkah dalam menyempurnakan sistem keadilannya. Namun, untuk para administrator peradilan Timor Leste telah menerapkan standar nasional. Sementara, pada family court Australia, proses pelatihan dan pengembangan para administrator peradilan terus digalakkan sebagai usaha untuk memberikan akses bagi masyarakat terhadap peradilan.

Dari Mahkamah Agung, Suhadi SH., MH memaparkan tentang gambaran singkat fungsi kepaniteraan Mahkamah Agung, gambaran Singkat tentang Permasalahan Tunggakan Perkara di Mahkamah Agung, gambaran singkat langkah strategis MA dalam mereduksi tunggakan perkara, dan kondisi terkini hasil yang dicapai dalam penanangan perkara pada MA. Tugas kepaniteraan di MahkamahAgung meliputi pemberian dukungan di bidang teknis dan administrasi justisial kepada Majelis Hakim Agung dalam memeriksa, mengadili, dan memutus perkara, serta melaksanakan administrasi penyelesaian putusan Mahkamah Agung.

Program pengikisan tunggakan perkara telah mulai dilaksanakan dalam periode 1982 -1992. Upaya yang dilakukan melalui penambahan tenaga. Kini setelah MA mempunyai cetak biru 2010 - 2035, program pengikisan tunggakan perkara lebih sistematis dan terencana.
Adapun Kegiatan yang telah dilakukan
- Membentuk Pokja Manajemen Perkara yang terdiri dari unsur internal dan eksternal (donor, civil society) yang tergabung dalam Tim Pembaruan Peradilan (2006)

- Melakukan Audit Fisik berkas perkara yang beredar di Mahkamah Agung (2007)

- Mengembangkan mekanisme sistem pendataan perkara, dengan memperkenalkan aplikasi sederhana berbasis MS Excel (sejak 2007)

- Membentuk Majelis Tim Kikis yang menerima distribusi ulang perkara berkualifikasi tunggak (2008, 2009)

- Membuat pelaporan kinerja secara periodik bagi hakim agung/panitera pengganti. Laporan ini dipresentasikan pada pada forum pleno, rakernas, dan lainnya (sejak 2009)

- Menyusun aplikasi Template perkara yang terkoneksi dengan data base perkara MA (akhir tahun 2010)

- Peningkatan kapasitas staff melalui pelatihan, bimbingan teknis, diklat ditempat kerja

- Mengeluarkan SEMA 14/2010 : mewajibkan menyertakan dokumen elektronik dalam berkas permohonan Kasasi/PK
Sebagai langkah untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat terkait sejauh mana masyarakat dapat mengetaui perkranya sedang berlangsung dan akses terhadap putusa, MA telah melaksanakan

- Publikasi Putusan melalui situs web MA (sejak tahun 2007)

- Program ini telah dimulai sejak tahun 2007 dan hingga akhir 2010 telah tersedia 22.269 putusan, untuk putusan internasional dapat melalui situs web hukum internasional www.asialii.org. Hingga akhir Desember 2010, koleksi putusan Mahkamah Agung di laman www.asianlii.org berjumlah 3.875 putusan. (source - HUMAS MARI)

 

::back::

 


Copyright 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta