Minggu, 18 Nopember 2018  
2016-06-16 12:38:20 Diingatkan kepada Masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan Hakim atau Pejabat Peradilan untuk memenangkan Perkara di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
    



2010-11-23 10:20:18
KETUA MA BUKA MUNAS IKAHI KE XVI

Jakarta - pmit, Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Ke XVI dengan tema "Ikahi Siap Melaksanakan Perubahan Untuk Memperkokoh Peradilan yang Modern" yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 14 s/d 16 Oktober 2010, secara resmi oleh Ketua Mahkamah Agung RI DR. Harifin A Tumpa, SH. MH. Pada, Kamis 14 Oktober 2010 pukul 16.00 WIT di Ball Room Borneo Hotel Novotel Balik Papan.

Peserta Munas IKAHI kali ini dihadiri sebanyak 87 peserta yang terdiri dari 62 peserta dari IKAHI Pengurus Daerah dan 25 peserta peninjau. Dalam Peserta peninjau terdapat 2 (dua) peserta yang berasal dari Hakim Mahkamah Konstitusi yaitu, Dr. Arsyad Sanusi dan H. Muhammad Chalil, SH., MH.

Pembukaan Munas IKAHI berjalan dengan hikmat diawali dengan Lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Panca Brata IKAHI dan Himne IKAHI, dilanjutkan dengan pembacaan Tri Prasetya Hakim Indonesia yang di bacakan oleh Disiplin M. Manao, serta Laporan Panitia Pelaksana Munas IKAHI disampaikan oleh Dr. H. Imam Soebechi, SH., MH, dan sambutan Ketua Umum PP IKAHI disampaikan oleh H. Abdul Kadir Mappong, SH., dilanjutkan dengan sambutan Ketua Mahkamah Agung RI. Dr. Harifin A.Tumpa, SH., MH. dan di akhiri dengan pembacaan doa� yang dipimpin oleh KPA Balikpapan H. Helminizami, SH., MH.

Dalam sambutannya Ketua MA Harifin A. Tumpa menyatakan bahwa, "Mahkamah Agung telah melaksanakan 3 (tiga) agenda penting dalam rapat kerja nasional kali ini, yaitu Munas IPASPI, Rakernas Dharmmayukti Karini, Rakernas Mahkamah Agung RI dan terakhir adalah Munas IKAHI".

Ke 4 (empat) agenda tersebut, adalah merupakan upaya untuk terus berusaha memperbaiki lembaga preradilan, meskipun dengan tema yang berbeda, namun kesemuanya itu mempunyai karakter yang sama yaitu adanya keinginan yang kuat dari seluruh keluarga pengadilan untuk terus maju menyongsong masa depan yang cerah.

IKAHI, merupakan satu-satunya organisasi Hakim mempunyai tugas yang tidak kecil artinya untuk bersama-sama dengan lembaga kedinasan membina para hakim yang merupakan titik sentral penegakan hukum. "para hakimlah yang menentukan baik buruknya lembaga peradilan. Kalau hakimnya baik, maka harkat dan martabat lembaga peradilan akan baik pula, namun apabila yang terjadi adalah sebaliknya, maka kehormatan lembaga peradilan akan lebih terpuruk".

Keadaan-keadaan yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir dari laporan-laporan yang diterima MA-RI yang ribuan jumlahnya, menunjukan sebagian kecil kebenarannya sehingga ada sebagian hakim dan pejabat-pejabat pengadilan yang diberitakan, ada yang dipecat, ada yang harus di non palukan, atau diberikan hukuman administratif yang lain.

Walaupun telah diberikan tindakan yang cukup keras terhadap hakim yang melanggar, namun kenyataannya tidak memberikan efek jera bagi segelintir orang hakim atau pejabat pengadilan lainnya. Hal ini terbukti dari tahun ke tahun jumlah pelanggar terus meningkat. Tahun 2006 ada 12 orang hakim yang diberikan sanksi dan tahun 2009 lima kali lipat jumlahnya yaitu 78 orang.

Melihat fenomena ini, menurut Harifin A. Tumpa, dapat dipastikan ada sesuatu yang salah, apakah sistem pembinaannya, atau pengawasannya, ataukah sisitem rekrutmennya. Dari segi pembinaan, mungkin institusi atau lembaga tidak menyentuh inti persoalan. Dari segi pengawasan, mungkin atasan tidak perduli apa yang dilakukan anak buahnya, dan dari segi rekrutmen, Hakim yang diterima mungkin tidak melalui seleksi yang benar.

Kedaan seperti ini, harus diperbaiki dan dicari apa penyebabnya untuk menentukan mana yang lebih benar untuk diluruskan. Untuk perubahan, diperlukan agen-agen perubahan dan agen-agen perubahan itu diharapkan berasal dari fungsionaris IKAHI karena fungsionaris-fungsionaris itulah yang akan bersentuhan langsung dengan para hakim harap Harifin A Tumpa.

Agenda kegiatan Munas IKAHI, Berdasarkan jadwal acara, Rapat pleno I dilaksanakan tanggal 14 Oktober 2010, pukul 20.00-21.30 Wita dengan agenda : Pembahasan dan Pengesahaan Peraturan Tata Tertib, Pemilihan dan Pengesahaan Pimpinan Munas IKAHI, Penyerahan Palu Pimpinan Munas IKAHI Sementara ke Pimpinan Munas Terpilih.

Rapat Pleno II dilaksanakan pukul 22.00-24.00 Wita dengan agenda : Laporan Pertanngung Jawaban PP IKAHI masa bakti 2007-2010, Pandangan Umum Peserta atas Laporan Pertanngung Jawaban PP IKAHI.

Jumat, 15 Oktober 2010 pukul 08.00-09.00 Wita Lanjutan Rapat Pleno II agenda acara : Lanjutan Pandangan Umum Peserta atas laporan pertanggungjawaban PP IKAHI, Pembentukan Komisi-Komisi, Pengesahan Hasil Rapat Pleno tentang Komisi.

Pukul 09.00-10.00 Wita Rapat Komisi. Pukul 14.00-15.30 Wita Rapat Pleno III Agenda : Laporan Hasil Rapat Komisi A dan Komisi B, Tanggapan Rapat Anggota Pleno atas Laporan Hasil Komisi, Pengesahan Hasil Rapat Komisi A dan B.

Pukul 16.00-18.00 Wita Rapat pleno IV agenda : Pemilihan PP IKAHI Masa Bhakti 2010-2013, Pengesahan Hasil Rapat Pleno IV. Pukul 18.00-20.00 Wita Rapat Tim Formatur, Pukul 20.00-22.00 Wita Penutup. (sumber - HUMAS MARI)

 

::back::

 


Copyright © 2012 All Rights Reserved Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta